Pro Kontra HC Billiard Cafe & Restro X di Sepatan


Tangerang, Potretsatu.com- Akhir Desember 2025 masyarakat Kelurahan Sepatan menyoroti peresmian Gedung HC Billiard Cafe & Restro X di Kp Sepatan RT 002 RW 002 Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang. Pro Kontra mucul setelah dilakukan peresmian. Jumat,(02/02/2026)

Konon HC Billiard Cafe & Restro X di Sepatan akan dijadikan pusat Latihan billiard ini bertujuan untuk mencari bibit atlit yang nantinya bisa bertanding baik tingkat kabupaten, provinsi maupun tingkat nasional bukan tempat untuk perjudian. 

Berbagai pihak kemudian turun untuk menyaksikan langsung bahwa tidak ada perjudian disana hanya membayar koin atau membayar uang dengan jumlah tertentu untuk pemakaian perjam. 

Namun adanya meja billiard di wilayah Sepatan juga dikuatirkan banyak menumbuhkan masalah baru. Karena permainan billiard berpotensi mengukuhkan kaum muda tenggelam dalam kehidupan hedonis, begitulah kapitalis memainkan perannya. 

Mereka hadir untuk bersantai, bermain, untuk bersenang senang dan pada akhirnya generasi ini akan menjadi generasi yang lemah. 

Billiard sendiri adalah jenis olahraga yang dihasilkan dengan sentuhan hadharah (peradaban) barat. Jangankan di  Kecamatan Sepatan, Kota Metropolitan sekalipun imej buruk dari tempat tempat billiard telah melekat. 

Billiard bersenyawa dengan judi karena inilah fitrahnya. Justru ketika sejumlah pihak mendukung keberadaan tempat billiard dengan sejumlah klaim pengawasan dan pemantauan berkelanjutan, terkesan sebagai sesuatu yang dipaksakan. Lambat laun sesuatu toh akan kembali ke fitrahnya,  itulah hukum alam.

Yang harus dilakukan saat ini bukanlah berdebat,  penting bagi penguasa dan masyarakat untuk duduk bersama menata ulang semuanya. Hendak mau dimana masyarakat Sepatan ini.

Jaga generasi, jangan gadaikan mereka karena hanya untuk mengejar materi. Termasuk didalamnya masalah olah raga, selektiflah. Berikan lah generasi muda olah raga yang mampu memberikan ekspektasi jauh melebihi billiard dalam hal konsentrasi, kecerdasan dan Ketangkasan.  Ada olah raga seperti berenang, berkuda maupun memanah

Febri Chrysandi Ketua Karang Taruna Kelurahan Sepatan mengatakan karang taruna bersama Ormas DPAC BPPKB dan lapisan masyarakat Kelurahan Sepatan tidak mendukung adanya HC Billiard Cafe & Restro X di wilayah Kelurahan Sepatan. Apalagi tempat tersebut didalamnya ada permainan billiard, yang secara tidak langsung mendatangkan keramaian.

"Sudah banyak warga yang mengadu dan tidak setuju adanya HC Billiard Cafe & Restro X di Sepatan. Apalagi hingga sekarang belum ada ijin dari RT, RW serta lokasinya di depan Masjid ," Ujarnya. 

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat AMPEL Indonesia Mohamad Guruh, SH mengatakan apapun jenis usaha yang dianggap rawan keramaian, Apalagi billiard di wilayah Sepatan juga dikuatirkan adanya menumbuhkan masalah baru. Karena permainan billiard berpotensi mengukuhkan kaum muda tenggelam dalam kehidupan hedonis.

"Mereka hadir untuk bersantai, bermain, untuk bersenang senang dan pada akhirnya generasi ini akan menjadi generasi yang kurang produktif, " Paparnya. 

Lanjut Guruh, Billiard sendiri adalah jenis olahraga yang dihasilkan dengan sentuhan hadharah (peradaban) barat. Jangankan di  Kecamatan Sepatan, Kota Metropolitan sekalipun imejnya kurang begitu baik.

"Secepatnya LSM AMPEL Indonesia akan melayangkan surat ke Disporabudpar, DPRD, Bupati, " Tegasnya. 

Tokoh Masyarakat Sepatan Mohamad Jembar mengungkapkan Billard merupakan bagian sarana olahraga yang menjadi bagian pengembangan atlet dan pembinaan alasan sarana iman dan taqwa atau tempat ibadah itu tidak ada kaitannya asalkan tatib di lakukan untuk tidak melanggar aturan beda dengan billiard perkotaan penjaga wanita-wanita yang mugkin kurang wajar.

"Saya yakin akan lebih nyaman bila tidak di kaitan tentang sarana ibadah piyur sarana olahraga, isu hal itu tak wajar di lontarkan dinamika yang terjadi hanya pemahaman yang kurang.mestinya pengembangan wilayah bisa di lakukan oleh masyarakatnya bukan hanya berpikir alasan agama  agama.sarana iman dan taqwa, " Ungkapnya. 

Lanjut Jembar, tak ada yang terganggu dengan hadirnya billiard, justru banyak warga yang merasa terbantu karena bisa bekerja di  HC Billiard Cafe & Restro X di Sepatan. 

"Saya mendukung adanya HC Billiard Cafe & Restro X di Sepatan karena dari 30 pekerja yang ada saat ini 27 orang asli warga Sepatan yang hidupnya miskin butuh lapangan pekerjaan. Pikirkan nasib pekerja kalau satu orang bisa menghidupkan 4 orang dalam keluarga. Jadi kita lihat dari sisi kebaikannya bukan karena hal lainnya, "pungkasnya.