Tangerang, Potretsatu.com - Kirab budaya tahunan ruatan bumi Desa Gempol sari Kecamatan Sepatan timur Kabupaten Tangerang kembali digelar pada 11-12 Juli tahun 2026 kirab budaya, dan wayang kulit sebagai upaya melestarikan warisan budaya.
Tradisi tahunan yang digelar kali ini menghadirkan kesenian wayang kulit sebagai upaya melestarikan budaya. Pentas wayang kulit menjadi puncak acara pada malam kirab budaya, berfungsi sebagai sarana ruwatan, media dakwah, pendidikan, dan hiburan rakyat yang sarat akan pesan moral.
Malam puncak Kirab budaya tahunan Ruatan bumi menampilkan pertunjukan wayang digelar semalam suntuk (sekitar 8 jam) hingga pagi hari. Acara dibuka dengan alunan gamelan dan nyanyian sinden, dilanjutkan dengan cerita dari sang dalang abah Uci, dengan judul Babat Banten.
Kesenian yang memadukan syair-syair sunda dengan iringan gamelan itu dipentaskan semalam suntuk sebagai bagian dari tradisi budaya ruatan bumi.
Wayang kulit merupakan salah satu kesenian tradisional yang mulai terancam punah. Melalui kirab budaya tahunan ruatan bumi yang menghadirkan kembali ruang bagi kesenian tersebut agar dikenal generasi muda yang kini semakin jarang dipentaskan. (Vid)
