Panen Perdana Program Ketahanan Pangan BUMDes Pondok Bangkit Desa Pondok Kelor ‎



‎Tangerang, Potretsatu.com - Camat Sepatan timur Miftah Shuritho menghadiri kegiatan panen perdana Program Ketahanan Pangan BUMDes Pondok Bangkit Desa Pondok Kelor di Lahan seluas 2000 meter.

‎Momentum ini menjadi sejarah penting bagi Bumdes Pondok Bangkit , yang untuk pertama kalinya dipercaya mengelola dana kegiatan ketahanan pangan Desa Pondok kelor. 

‎Miftah Shuritho menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja keras BUMDes Pondok Bangkit yang telah berhasil mengembangkan potensi pertanian.

‎Ini adalah langkah strategis yang tidak hanya meningkatkan perekonomian desa tetapi juga bisa menjadi pilihan wisata dan edukasi bertani yang baik ,sehat dan edukatif bagi masyarakat luas.

‎Dalam sambutannya, Miftah Shuritho,S.STP.,MM  menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan Agrowisata BUMDes Pondok Bangkit. Dukungan ini diwujudkan melalui komitmen untuk memfasilitasi promosi dan pembinaan sumber daya manusia agar agrowisata ini dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan, tuturnya.

‎Di tempat yang sama Kepala Desa Pondok Kelor, Junaidi,S.IP memaparkan Kegiatan panen jagung ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi desa. Dengan semangat gotong royong dan inovasi teknologi, Desa Pondok kelor menjadi wilayah yang adaptif, produktif, dan mandiri dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,ungkapnya

‎Sementara itu, Nani Setiawati Ketua BUMDes Pondok kelor menjelaskan " BUMDes pondok bangkit berdiri pada tanggal 25 bulan juli tahun 2025, Setelah itu kita adakan launching pada tanggal 2 Februari 2026 untuk penanaman jagung manis dan bawang merah. Alhamdulilah setelah 75 hari kita tanam jagung dan bawang merah dan pada hari ini kita bisa adakan panen bersama, jelas Nani.

‎Lanjut Nani "Ini adalah wujud nyata dari BUMDes Pondok kelor dalam mendukung program Presiden Prabowo di bidang ketahanan pangan. Harapan kami Bumdes pondok bangkit bisa menjadi percontohan desa yang mengelola dana BUMDes terkait ketahanan pangan.” tandasnya. (Vid)