Abaikan K3, Proyek Paving Blok Kampung Buaran RW.02 Desa Jatimulya Sepatan Timur, Diduga Gunakan Material dibawa SNI ‎

‎Tangerang, Potretsatu.com - Proyek pekerjaan paving blok kampung Buaran Rw..02 Desa Jatimulya Kecamatan Sepatan timur Kabupaten Tangerang, menuai sorotan serius. Penelusuran awak media, Sabtu (28/2/2026) sejumlah indikasi dilapangan yang mengarah pada dugaan pelanggaran Standar keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) serta kwalitas material paving di bawah Standar Nasional Indonesia (SNI). 

‎Berdasarkan papan informasi proyek Nama kegiatan: koordinasi pemeliharaan prasarana dan sarana umum. Pekerjaan: Pemeliharaan jalan paving blok kampung Buaran RW.02 Desa Jatimulya Kecamatan Sepatan timur.

‎Nilai: Rp. 99.451.000

‎Pelaksana: CV. Nugraha Contruktion

‎Sumber Dana: APBD Kab. Tangerang

‎Tahun Anggaran: 2026

‎Waktu pelaksanaan: 21 Hari Kalender.

‎Pasalnya dilapangan diduga ditemukan pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejumlah pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap.

‎Kondisi ini diduga bertentangan dengan Undang- undang no.1 tahun 1970, tentang keselamatan kerja, yang mewajibkan setiap tempat kerja menjamin keselamatan tenaga kerja. Serta Undang- undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan, yang menegaskan hak pekerja atas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja.

‎Tak hanya itu kwalitas material paving blok yang diduga dibawah standar dinilai perlu diperiksa lebih lanjut kwalitasnya, apabila terbukti tidak sesuai kontrak dan setandar mutu. Kondisi tersebut berpotensi melanggar undang - undang no. 2 tahun 2017 tentang jasa kontruksi yang mewajibkan penyedia jasa melaksanakan pekerjaan sesuai standar tehnis. 

‎Kualitas di Bawah Standar Paving blok yang tidak memenuhi SNI, sering disebut paving "asal-asalan" atau kualitas rendah (di bawah K-100), cenderung cepat retak, amblas, dan tidak tahan beban.

‎Dampak Kualitas Rendah Paving yang tidak sesuai standar akan menyebabkan permukaan tidak rata, genangan air, dan memperpendek umur pakai proyek. 

‎Dampak Proyek: Proyek yang dikerjakan tidak sesuai standar SNI berisiko merugikan masyarakat dan pemerintah karena hasil pekerjaan tidak awet dan berpotensi merusak kendaraan atau membahayakan pengguna jalan. 

‎Sanksi Hukum  Pelanggaran terhadap peraturan K3 dan konstruksi dapat dikenakan sanksi pidana atau denda.

‎Atas temuan tersebut, awak media mendorong Dinas terkait dan PPTK  untuk segera turun kelapangan melakukan pemeriksaan menyeluruh, baik dari aspek K3 maupun kwalitas material paving blok. 


(Vid)