Kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi para pecinta sepak bola, namun juga menjadi media komunikasi sosial yang efektif untuk mempererat hubungan emosional antara aparat teritorial dengan seluruh komponen masyarakat. Antusiasme warga dari berbagai kalangan menunjukkan kuatnya sinergi yang terus terbangun antara TNI dan rakyat.
Pelaksanaan nobar berlangsung di empat titik, yakni Koramil 07/Pondok Aren, Koramil 08/Pamulang, Koramil 09/Serpong, dan Koramil 03/Curug. Masing-masing Koramil menggelar nobar pertandingan Piala Dunia 2026 yang dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengemudi ojek, pedagang kaki lima, warga sekitar, Keluarga Besar TNI (KBT), Wanra, tokoh masyarakat, unsur kepolisian, hingga personel TNI.
Suasana penuh semangat dan sportivitas terlihat sepanjang jalannya pertandingan. Sorak sorai penonton mewarnai setiap laga yang disaksikan bersama, mulai dari pertandingan Inggris versus Republik Demokratik Kongo, Pantai Gading melawan Norwegia, hingga Prancis versus Swedia. Interaksi hangat antara prajurit dan masyarakat semakin memperkuat kedekatan yang selama ini terjalin di wilayah binaan.
Secara keseluruhan, kegiatan Nobar Gembira Piala Dunia 2026 di wilayah Korem 052/Wijayakrama diikuti oleh 73 peserta. Jumlah tersebut mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat serta besarnya antusiasme terhadap kegiatan yang mampu membangun kebersamaan dan solidaritas sosial.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui pendekatan humanis yang mampu memperkuat komunikasi sosial serta menjaga harmonisasi wilayah.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Korem 052/Wijayakrama terus menunjukkan komitmennya dalam memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, mempererat silaturahmi, serta menjaga kondusivitas wilayah sebagai fondasi utama dalam mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh.(harso).
