Tangerang, Potretsatu.com - Pencak Silat adalah bagian dari Budaya Seni Bela Diri yang telah menjadi warisan dari para leluhur. Sehingga ada banyak kelompok yang membentuk parguruan untuk terus berusaha melestarikan. Salah satunya adalah Perguruan Pencak Silat Bekasi Si Uler yang membuka pelatihan usia dini dan dewasa beralamat di kampung Gempol Dato Rt. 04/03 Desa Gempol sari Kecamatan Sepatan timur Kabupaten Tangerang.
Guruh Toni ketua umum Perguruan pencak silat beksi si uler mengatakan bahwa Perguruan ini merupakan media untuk para regenerasi pencak Silat untuk belajar, pengembangan, dan pelestarian Pencak Silat. “Karena Pencak Silat merupakan bagian dari hidup, mandarah daging pada diri pesilat,” ujar Toni, kepada awak media potretsatu.com
Selanjutnya, Toni menuturkan bahwa setiap murid dan pelatih silat beksi si uler harus menjunjung tinggi sikap handarbeni (ikut mempertahankan atau bertanggung jawab) dengan memahami sejarah, ajaran, dan falsafah. “Di manapun berada, harus bisa mengembangkan tempat latihan. Dengan adanya pelatih yang handarbeni, membuat perguruan semakin berkembang,” tambahnya.
Ditempat terpisah,Camat Sepatan timur Miftah Shuritho, S.STP.,MM mengatakan bahwa belajar Pencak Silat merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan budaya bangsa, sehingga pelatih huars bersemangat dalam melatih dan menanamkan nilai-nilai luhur dan budi pekerti kepada para murid.
“Setiap pelatih harus menguasai materi dan mampu memberi contoh gerak dengan baik, benar, dan bertenaga. Latihan ini diharapkan bisa me-refresh kemampuan pelatih, sehingga siap melatih dan menguji kenaikan tingkat belajar” ungkapnya.
Pada kesempatan itu juga, Camat Miftah mengapresiasi kepada perguruan pencak silat beksi si uler agar terus berjalan, dan melestarikan kesenian budaya Indonesia dan beksi si uler bisa meningkat kejenjang Nasional , tutupnya. (Vid)
