Tangerang, POTRETSATU.COM - Menindaklanjuti keluhan warga terkait penumpukan sampah di saluran irigasi kali sipon kampung tangga jiman desa kampung kelor, Camat Sepatan timur Miftah Shuritho bersama jajaran pemerintah dan masyarakat turun langsung melakukan aksi gotong royong membersihkan aliran sungai, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap kondisi kali yang dinilai semakin memprihatinkan.
Camat Miftah menjelaskan bahwa normalisasi saluran irigasi di desa kampung kelor merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane. Menurutnya kondisi saluran irigasi yang mengalami pendangkalan dan penyempitan telah di ketahui BBWS, serta di perparah oleh keberadaan bangunan liar dan tumpukan sampah, jelasnya.
Aksi korvei rutin di laksanakan setiap hari jumat pagi, giat bersih-bersih tersebut dilaksanakan di saluran irigas kali sipon kampung kelor setelah pihaknya menerima laporan dari warga mengenai banyaknya sampah yang menumpuk tersebut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
“Kami bergerak cepat setelah menerima aduan warga penumpukan sampah di aliran sungai sudah cukup parah dan perlu penanganan bersama,” ujar Camat Miftah di sela kegiatan.
Melalui kegiatan gotong royong ini, pemerintah kecamatan berharap dapat menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke sungai. Selain itu, sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Camat Miftah, juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. (Vid).
