Penyegaran Birokrasi, Maesyal Rasyid Rotasi Camat Balaraja hingga Tigaraksa

FOTO : Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyematkan tanda jabatan kepada salah satu pejabat yang dilantik pada pelantikan dan rotasi 356 pejabat di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang, Selasa (27/10/2026). (Foto: POTRETSATU.COM)

Tangerang, POTRETSATU.COM – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid melakukan perombakan besar-besaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Pelantikan digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang, Selasa (27/10/2026).

Sedikitnya 356 pejabat dirotasi, meliputi administrator serta pengawas eselon III dan IV. Dari jumlah tersebut, sorotan tertuju pada 11 posisi camat.

Berdasarkan daftar pelantikan, mutasi camat bergerak melingkar. Camat Balaraja Willy Patria digeser menjadi Camat Sukamulya, sementara Camat Sukamulya Khalid Mawardi dipindah ke Cikupa. Camat Cisoka Sumartono bergeser ke Jayanti, Camat Jayanti Yandri Permana kini menjabat Camat Tigaraksa, dan Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyied dipindahkan ke Kosambi.Rotasi juga menyasar Sindang Jaya dan Panongan. Camat Sindang Jaya Galih Prakosa dilantik sebagai Camat Panongan, sedangkan Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho menjadi Camat Sindang Jaya.

Sejumlah kursi camat lainnya diisi promosi dari sekretaris kecamatan (sekcam), yakni Sekcam Sepatan Dede Supardi menjadi Camat Balaraja, Sekcam Balaraja Andi Sulaeman menjadi Camat Cisoka, dan Sekcam Kelapa Dua Dwi Chandra Budiman menjadi Camat Sepatan Timur.

Penyegaran Organisasi

Usai pelantikan, Maesyal menyebut mutasi ini merupakan kebutuhan organisasi sekaligus bagian dari penyegaran.

"Mutasi ini adalah kebutuhan organisasi dan juga bagian daripada penyegaran, karena ada yang sudah empat tahun, lima tahun. Ini bagian daripada penyegaran supaya mereka mendapatkan pengalaman," kata Maesyal.

Menurutnya, penataan pegawai tersebut juga memastikan posisi yang kosong akibat pensiun telah terisi. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN), termasuk di tingkat kecamatan, telah menduduki jabatan yang sama selama empat hingga lima tahun.

Maesyal menekankan agar para pejabat yang memperoleh penugasan baru, termasuk para camat, segera menjalankan tanggung jawabnya secara profesional. Penempatan tersebut diharapkan tidak sekadar mengisi struktur organisasi, tetapi juga berdampak pada peningkatan kinerja pemerintah daerah.

"Intinya, dengan mutasi ini mudah-mudahan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat bisa tercapai. Masyarakat membutuhkan layanan dari seluruh pegawai Kabupaten Tangerang," katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab memberikan pelayanan tidak hanya melekat pada pegawai negeri sipil (PNS), tetapi juga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Seluruh ASN diminta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas.

Kekosongan Jabatan Terisi

Terkait jabatan yang belum terisi, Maesyal menegaskan bahwa posisi kosong akibat pegawai memasuki masa pensiun sudah dipenuhi, mencakup beberapa jenjang di lingkungan Pemkab Tangerang.

"Yang posisi kosong karena pensiun sudah terpenuhi. Baik itu eselon II, eselon III, maupun eselon IV, sudah terpenuhi. Jadi sekarang teman-teman pegawai yang dipercaya dan sudah dilantik langsung bekerja," tegasnya. (Harso).